Jumat, 20 Desember 2013

Kronologi Kecelakaan Dahlan Iskan

Kronologi Kecelakaan Dahlan Iskan - Selama melakukan perjalanan dari Solo menuju Magetan, mobil listrik yang dikendarai Menteri BUMN Dahlan Iskan tidak terkendala suatu apapun. Hingga akhirnya sampai di kawasan Tawangmangu yang memiliki kontur menanjak dan turunan.
Jalan yang dilalui relatif bagus dengan kondisi aspal yang mulus. Namun setelah berhasil melewati tanjakan dan menemui turunan mobil melaju cukup cepat. Merasa kecepatan terus bertambah, Dahlan mencoba untuk berinisiatif menurunkan tempo kecepatan dengan cara menginjak pedal rem. Namun nahas rem Tucuxi tidak berfungsi sempurna.

"Waktu naik dari Solo ke Tawangmangu dan sampai ke puncak saya bangga sekali. Mobil ini luar biasa kemampuannya menanjak. Melebihi mobil biasa. Waktu turun tajam dari Cemorosewu ke Sarangan remnya juga tidak masalah. Begitu melewati penurunan di Plaosan, rem tidak berfungsi. Mobil menggelinding kian cepat," kata Dahlan kepada Koordinator BUMN Care Budi Purnomo Karjodihardjo, Sabtu (5/1/2012).

Guna menghindari kejadian lebih parah dan merugikan pengguna jalan lain, mantan Dirut PLN itu langsung banting setir dan langsung menghantamkannya ke tebing.

Jarak antara titik menabrak dinding tebing hingga mobil berhenti sekira 30 meter. Mobil seharga Rp3 miliar itu berhenti tepat didepan mobil yang sedang parkir. Alhasil bodi bagian depan dan samping kanan rusak berat.

"Saya langsung berpikir akan saya tabrakkan mobil ini ke tebing gunung. Saya tahu resikonya saya bisa mati, tapi itu yang terbaik yg bisa saya lakukan. Braaaaakkkk, mobil hancur, lalu mental nyenggol tiang listrik dan kemudian mengenai mobil Panther yg berhenti dekat situ," urainya.

Menurut saksi mata, mobil Dahlan melaju dengan kecepatan rata-rata 60-70 km per jam. Meski mobil dalam kondisi rusak parah, Dahlan dan Riki Nelsen yang mendampingi tidak mengalami cidera. Usai kecelakaan, Dahlan melanjutkan perjalan menuju kampung halamannya di Magetan, Jawa Timur. Saat ini mobil berkelir merah itu telah dievakuasi dan diamankan di Mapolres Magetan


Namun yang lebih mencengangkan lagi, Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan, berurusan dengan hukum karena peristiwa kecelakaan mobil listrik Tucuxi yang dikemudikannya di lereng timur Gunung Lawu, Magetan, Jawa Timur. Selain menabrak tebing, Tucuxi sempat menyenggol mobil kijang.

"Ini bukan kasus Tipiring meskipun mobil Kijang itu milik anak buahnya," kata Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Jawa Timur, Komisaris Besar Hilman Thayib, kepada Tempo, Ahad, 6 Januari 2012.

Hilman mengatakan Dahlan Iskan,akan dikenai pasal dengan ancaman hukuman tiga tahun penjara dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Dia mengatakan kecelakaan tersebut ditangani oleh Kepolisian Resor Magetan. Polda Jawa Timur memback-up dengan menerjunkan tim laboratorium forensik dan tim supervisi ke lokasi
"Kami juga akan memeriksa Pak Dahlan. Beliau juga mengatakan akan kooperatif dalam pemeriksaan ini," kata Hilman. Hilman mengatakan proses hukum atas kecelakaan tersebut tetap dilanjutkan meskipun Dahlan Iskan, adalah Menteri. Meski demikian, Hilman belum memastikan kelanjutan kasus tersebut serta sikap pemilik mobil yang disenggol oleh Dahlan. "Kami belum tahu apakah pemilik mobil mau diganti rugi," kata Hilman 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar